1. Fitur-fitur Pada Antarmuka Pengguna Telematika adalah:
- Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer (kayaknya jaman dulu sampe sekarang teknologi itu dipakai militer dulu baru di kasih ke orang sipil, trus kapan orang sipil bisa punya teknologi?), sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
- Tangible User Interface
Tangible User Interface, yang disingkat TUI, adalah antarmuka dimana seseorang dapat berinteraksi dengan informasi digital lewat lingkungan fisik. Nama inisial Graspable User Interface, sudah tidak lagi digunakan. Salah satu perintis TUI ialah Hiroshi Ishii, seorang profesor di Laboratorium Media MIT yang memimpin Tangible Media Group. Pandangan istimewanya untuk tangible UI disebut tangible bits, yaitu memberikan bentuk fisik kepada informasi digital sehingga membuat bit dapat dimanipulasi dan diamati secara langsung. Hmm,,ngerti gak? Pasti pusing, sama.
- Computer Vision
Computer Vision (komputer visi) merupakan ilmu pengetahuan dan teknologi dari mesin yang melihat. Dalam aturan pengetahuan, komputer visi berhubungan dengan teori yang digunakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan yang membutuhkan informasi dari citra (gambar). Data citranya dapat dalam berbagai bentuk, misalnya urutan video, pandangan deri beberapa kamera, data multi dimensi yang di dapat dari hasil pemindaian medis. Hmm,,,makin pusing deh tapi tetep dapet ilmu.
- Browsing Audio Data
- Speech Recognition
Dikenal juga dengan pengenal suara otomatis (automatic speech recognition) atau pengenal suara komputer (computer speech recognition). Merupakan salah satu fitur antarmuka telematika yang merubah suara menjadi tulisan (hebat, padahal kalo lagi di dikte sama dosen juga kita bisa ngubah suara jadi tulisan). Istilah ‘voice recognition’ terkadang digunakan untuk menunjuk ke speech recognition dimana sistem pengenal dilatih untuk menjadi pembicara istimewa, seperti pada kasus perangkat lunak untuk komputer pribadi, oleh karena itu disana terdapat aspek dari pengenal pembicara, dimana digunakan untuk mengenali siapa orang yang berbicara, untuk mengenali lebih baik apa yang orang itu bicarakan. Speech recognition merupakan istilah masukan yang berarti dapat mengartikan pembicaraan siapa saja.
- Speech Synthesis
Speech synthesis merupakan hasil kecerdasan buatan dari pembicaraan manusia. Komputer yang digunakan untuk tujuan ini disebut speech syhthesizer dan dapat diterapkan pada perangkat lunak dan perangkat keras. Sebuah sistem text to speech (TTS) merubah bahasa normal menjadi pembicaraan.
2.Display sistem telematika yaitu Head Up Display System
Head Up Display (HUD) merupakan sebuah tampilan transparan yang menampilkan data tanpa mengharuskan penggunanya untuk melihat ke arah yang lain dari sudut pandang biasanya. Asal nama dari alat ini yaitu pengguna dapat melihat informasi dengan kepala yang terangkat (head up) dan melihat ke arah depan daripada melihat ke arah bawah bagian instrumen. Walaupun HUD dibuat untuk kepentingan penerbangan militer (kayaknya jaman dulu sampe sekarang teknologi itu dipakai militer dulu baru di kasih ke orang sipil, trus kapan orang sipil bisa punya teknologi?), sekarang HUD telah digunakan pada penerbangan sipil, kendaraang bermotor dan aplikasi lainnya.
3. Perkembangan teknologi Internet dan telekomunikasi sangat pesat sehingga jaringan komputer seperti Internet menjadi suatu media komunikasi yang mudah. Bahkan, Internet mulai digunakan sebagai media untuk melakukan bisnis, mencari berbagai informasi, sumber informasi yang aktual dan cepat. Untuk itu keamanan dari sistem informasi, jaringan komputer, dan sistem komputer menjadi suatu hal yang sangat penting. Internet tidak mengenal batas negara, ras, kelas ekonomi, ideologi atau faktor-faktor lain yang biasanya dapat menghambat pertukaran pikiran dan juga dengan internet kita dapat berkerjasama antara pribadi maupun kelompok tanpa mengenal batasjarak dan waktu. Pengaruh Dalam kehidupan sosial Kebiasaan manusia yang gemar ber-relationship, dengan hadirnya internet masyarakat dapat menggunakan fasilitas chatting, e-mail, milis,maupun layanan komunikasi sejenisnya, dan di akui membawa manfaat dari sisi efektivitas waktu dan efisiensi biaya. Untuk berkomunikasi secara personal maupun masal. Dampak negatif Internet seperti dua sisi mata uang, setiap hal baru tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan.
Di beberapa social networking lainnya, seperti twitter dan plurk sempat dilaporkan kejadian yang sama pernah terjadi. Username dan password tiba-tiba tidak cocok dikarenakan sesuatu hal, atau dapat kita ambil benang merah, password mereka ada yang mengganti.
Apakah ada suatu teknik cracking untuk membobol akun facebook antar individu? Jawabannya ada beberapa. Lalu pertanyaan selanjutnya adalah, apakah ada teknik untuk melumpuhkan akun facebook atau social networking lainnya?
Teknik yang terungkap untuk menyerang akun facebook beberapa waktu lalu adalah dengan membanjiri data pada server facebook dengan teknik DDOS atau biasa dikenal dengan Distributed Denial of Service sehingga server lumpuh selama beberapa jam seperti yang terjadi pada facebook dan twitter tahun 2009 oleh cracker dari Rusia. Kemungkinan seperti ini perlu kita waspadai.
Keylogger
Cara pertama menggunakan keylogger adalah cara yang sangat efektif bagi para cracker untuk mencuri password dari akun facebook anda. Dengan menginstall software dan atau hardware keylogger pada notebook maupun PC sasaran, maka otomatis segala bentuk ketukan pada keyboard maupun aktivitas browsing anda akan terekam dengan detail dan sistematis.
Sehingga jika anda mengetikan password dan username pada notebook atau PC yang telah dipasangi keylogger, anda dengan penuh kerelaan hati telah menyerahkan data pribadi sensitif tersebut pada orang yang memasangnya, karena keylogger ibarat kertas karbon yang akan membuat salinan tentang sesuatu yang ditulis diatasnya.
Keylogger biasanya dipasang oleh cracker pada terminal akses internet publik yang berbagi pakai seperti di warnet dan kampus. Maka berhati-hatilah ketika menggunakan akses seperti ini.
1. Jangan langsung menggunakan terminal melainkan lakukan restart.
2. Coba cek apakah ada aplikasi tersembunyi yang berjalan di memori background, anda bisa gunakan tools event task manager (tekan tombol ctrl + alt + del pada desktop windows anda) dan perhatikan apakah ada aplikasi atau proses yang tidak biasa? Memang anda perlu sedikit belajar dan membiasakan hal ini demi keamanan anda sendiri.
3. Cek setting keamanan pada browser yang anda gunakan apakah secara otomatis merekam username dan password? Sebaiknya matikan fitur ini dan apabila ada fitur anti phising site bisa diaktifkan.
4. Bersihkan/hapus cache dan history secara otomatis setiap kali menutup browser. Ini bisa anda lakukan pada setting browser.
5. Pastikan bahwa setiap selesai melakukan kegiatan anda selalu log out dengan sempurna.
Sniffing
Teknik kedua adalah dengan menggunakan tools yang biasa digunakan sniffing seperti Cain and Abel pada area yang terkoneksi WiFi jadi tools tersebut memang “mencari aktifitas” pada laptop-laptop yang terkoneksi. Maka anda harus berhati-hati juga apabila sedang mobile dan mengakses HotSpot.
Pada prinsipnya akses wireless sangat mudah untuk diintip. Jangan begitu saja mempercayai SSID “Free WiFi atau Free HotSpot” saat anda scanning wireless network. Yang paling aman adalah bertanya pada pengelola HotSpot area tersebut apa SSID yang resmi? Kemudian setting akses wireless pada notebook anda untuk tidak “auto connect” melainkan harus manual agar anda bisa meneliti terlebih dahulu.
Ketika anda melakukan akses dari jaringan WiFi HotSpot sebaiknya hindarkan transaksi pada situs yang kritis seperti e-banking, akses email, akun jejaring sosial dlsb. Browsing hal yang umum saja kecuali anda yakin benar bahwa tidak ada yang berusaha mengintip aktivitas anda dan jaringan tersebut bisa dipercaya.
Meskipun demikian, pastikan bahwa anda selalu akses dengan memilih mode secure connection yaitu menggunakan HTTPS yang biasanya ditandai dengan munculnya icon gembok terkunci pada browser anda. Dengan akses HTTPS ini maka antara anda dengan server layanan yang diakses telah dilindungi dengan enkripsi sehingga tidak mudah diintip oleh orang yang tidak berhak. Pastikan anda sudah masuk ke mode secure sebelum memasukkan username dan password atau PIN.
4.Client-server
Arsitektur Client Side
Merujuk pada pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi eksekusi client dan contoh dari sisi penyimpanan pada client adalah cookie.
Karakteristik :
- Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
- Menunggu dan menerima balasan.
- Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
- Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.
Arsitektur Server Side
Pada server side, ada sebuah server Web khusus yang bertugas mengeksekusi perintah dengan menggunakan standar metode HTTP. Misalnya penggunaan CGI script pada sisi server yang mempunyai tag khusus yang tertanam di halaman HTML. Tag ini memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi.
Karakteristik :
- Menunggu permintaan dari salah satu client.
- Melayani permintaan klien dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
- Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
- Jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server
Dibawah ini merupakan penjelasan tentang beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server :
dibagi atas 3 jenis kolaborasi :
- Arsitektur Single- Tier
Arsitektur Single- Tier adalah semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Sederhana dan alternatifnya sangat mahal. Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.
- Arsitektur Two-tier
Pada Arsitektur Two-tier, antarmukanya terdapat pada lingkungan desktop dan sistem manajemen database biasanya ada pada server yang lebih kuat yang menyediakan layanan pada banyak client. Pengolahan informasi dibagi antara lingkungan antarmuka sistem dan lingkungan server manajemen database.
- Arsitektur Three-tier
Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan client dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. Middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database staging
Sumber :
http://code86.wordpress.com/2009/11/19/layanan-interface-dan-fitur-fitur-telematika/
http://kulutchu.blogspot.com/2012/01/fitur-layout-telematika-display-sistem.html
http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2009/12/tugas-telematika-5/
Senin, 09 Januari 2012
Sabtu, 01 Oktober 2011
pendapat tentang harapan adanya telematika di Indonesia saat ini dan kedepannya
Menurut saya perkembangan telematika saat ini benar-benar telah mengalami kemajuan yang sangat pesat, hal itu di tandai dengan banyaknya bermunculan produk IT yang semakin hari semakin canggih bahkan produk tersebut muncul dengan ukuran yang sangat kecil yang sangat praktis untuk dibawa kemana saja. Contohnya notebook dengan ukuran yang lebih kecil yang memudahkan para user dapat dengan praktis dibawa kemana pun mereka pergi ada juga handphone dimana, di dalam handphone tersebut adanya koneksi wifi, yang dapat memudahkan kita dalam mengakses internt dimana saja tetapi tentunya dalam sebuah tempat yang terdapat wifi-nya.
Harapan saya dalam perkembangan telematika kedepannya yaitu dapat lebih memanjakan para user dalam setiap produk IT yang dikeluarkan dan dapat lebih baik lagi tetapi tentunya dengan harga yang dapat terjangkau oleh kebanyakan masyarakat Indonesia agar perkembangan telematika tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh kalangan dari tingkat atas saja tetapi dapat pula di manfaatkan untuk kalangan bawah yang membutuhkan produk telematika tersebut. Namun dengan adanya proses pengembangan tersebut harus adanya rasa tanggung jawab dan tentunya tidak melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat Indonesia sehingga tidak merugikan salah-satu pihak dan tidak pula menguntungkan diri sendiri sehingga perkembangan telematika tersebut dapat dterima dan dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik kalangan atas maupun kalangan bawah.
Harapan saya dalam perkembangan telematika kedepannya yaitu dapat lebih memanjakan para user dalam setiap produk IT yang dikeluarkan dan dapat lebih baik lagi tetapi tentunya dengan harga yang dapat terjangkau oleh kebanyakan masyarakat Indonesia agar perkembangan telematika tersebut tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh kalangan dari tingkat atas saja tetapi dapat pula di manfaatkan untuk kalangan bawah yang membutuhkan produk telematika tersebut. Namun dengan adanya proses pengembangan tersebut harus adanya rasa tanggung jawab dan tentunya tidak melanggar norma-norma yang berlaku di masyarakat Indonesia sehingga tidak merugikan salah-satu pihak dan tidak pula menguntungkan diri sendiri sehingga perkembangan telematika tersebut dapat dterima dan dinikmati oleh seluruh masyarakat, baik kalangan atas maupun kalangan bawah.
Rabu, 28 September 2011
cara kerja jaringan wireless
4. bagaimana cara kerja jaringan wireless?
JAWAB:
Bagaimana ya caranya agar sebuah computer dapat berhubungan dengan computer lainnya?? Dengan tidak memakai kabel ataupun bersentuhan langsung secara fisik. Jawabannya adalah Wireless Network (Jaringan Wireless).
Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagaimana cara kerja Jaringan Wireless
Di awal telah dijelaskan bahwa untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga
komponen dibutuhkan, yaitu:
1. Sinyal Radio (Radio Signal).
2. Format Data (Data Format).
3. Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya.
Kita mengenal adanya 7 Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
1. Physical Layer (Lapisan Fisik)
2. Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
3. Network Layer (Lapisan Jaringan)
4. Transport Layer (Lapisan Transport)
5. Session Layer (Lapisan Sesi)
6. Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
7. Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Masing-masing dari ketiga komponen yang telah disebutkan di atas berada dalam lapisan yang berbeda-beda. Mereka bekerja dan mengontrol lapisan yang berbeda. Sebagai contoh:
Sinyal Radio (komponen pertama), bekerja pada physical layer, atau lapisan fisik. Lalu Format Data atau Data Format mengendalikan beberapa lapisan diatasnya. Dan struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio.
Lebih jelasnya, cara kerja wireless LAN dapat diumpakan seperti cara kerja modem dalam mengirim dan menerima data, ke dan dari internet. Saat akan mengirim data, peralatan-peralatan Wireless tadi akan berfungsi sebagai alat yang mengubah data digital menjadi sinyal radio. Lalu saat menerima, peralatan tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah sinyal radio menjadi data digital yang bisa dimengerti dan diproses oleh komputer.
Bagaimana sinyal radio dapat diubah menjadi data digital?
Prinsip dasar yang digunakan pada teknologi wireless ini sebenarnya diambil dari persamaan yang dibuat oleh James Clerk Maxwell di tahun 1964.
Dalam persamaan itu, dengan gamblang dan jelas Maxwell berhasil menunjukkan fakta bahwa, setiap perubahan yang terjadi dalam medan magnet itu akan menciptakan medan-medan listrik. Dan sebaliknya, setiap perubahan yang terjadi dalam medan-medan listrik itu akan menciptaken medan-medan magnet.
Lebih lanjut Maxwell menjelaskan, saat arus listrik (AC atau alternating current) bergerak melalui kabel atau sarana fisik (konduktor) lainnya, maka, beberapa bagian dari energinya akan terlepas ke ruang bebas di sekitarnya, lalu membentuk medan magnet atau alternating magnetic field.
Kemudian, medan magnet yang tercipta dari energy yang terlepas itu akan menciptakan medan listrik di ruang bebas, yang kemudian akan menciptakan medan magnet lagi, lalu medan listrik lagi, medan magnet lagi, dan seterusnya, hingga arus listrik yang asli atau yang pertama terhenti (terputus, red).
Bentuk energy yang tercipta dari perubahan-perubahan ini, disebut dengan radiasi elektromagnetik (electromagnetic radiation), atau biasa kita kenal sebagai gelombang radio. Itu artinya, radio dapat di definisikan sebagai radiasi dari energi elektromagnetik yang terlepas ke udara (ruang bebas).
Alat yang menghasilkan gelombang radio itu biasa dinamakan TRANSMITTER. Lalu alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio yang ada udara itu, biasa dinamakan RECEIVER.
Agar kedua alat ini (transmitter dan receiver) lebih fokus saat mengirim, membuat pola gelombang, mengarahkan, meningkatkan, dan menangkap sinyal radio, ke dan dari udara, maka dibantulah dengan alat lain, yaitu ANTENA.
Berkat persamaan dari Maxwell, transmitter, receiver, serta antena, yang kemudian disatukan dalam semua peralatan wireless LAN itulah, maka komputer bisa berkomunikasi, mengirim dan menerima data melalui gelombang radio, atau biasa disebut dengan wireless netwok.
Begitu banyak stasiun Radio dengan frequency yang berbeda-beda agar tidak saling bertabrakan, gelombang radio yang akan dikirimkan ke udara itu bisa diatur frequencynya. Yaitu dengan cara mengatur atau memodifikasi arus listrik yang berada pada peralatan pengirim dan penerima tadi (transmitter, receiver).
Dan jarak yang menjadi pemisah antar frequency dinamakan SPECTRUM. Lalu, bagian terkecil dari spectrum disebut dengan BAND. Dan untuk mengukur jumlah perulangan dari satu gelombang ke gelombang yang terjadi dalam hitungan detik, digunakanlah satuan HERTZ (Hz).
Hertz, diambil dari nama orang yang pertama kali melakukan percobaan mengirim dan menangkap gelombang radio, yaitu HEINRICH HERTZ. Satu hertz dihitung sebagai jarak antara satu gelombang ke gelombang berikutnya. Dan sinyal radio itu umumnya berada pada frequency ribuan, jutaan, atau milyaran hertz (KHz, MHz, GHz). Dengan mengatur frequency itulah maka sinyal radio bisa tidak saling bertabrakan
Sumber: http://bluewarrior.wordpress.com/2009/11/30/cara-kerja-jaringan-wireless/
JAWAB:
Bagaimana ya caranya agar sebuah computer dapat berhubungan dengan computer lainnya?? Dengan tidak memakai kabel ataupun bersentuhan langsung secara fisik. Jawabannya adalah Wireless Network (Jaringan Wireless).
Berikut ini adalah penjelasan mengenai bagaimana cara kerja Jaringan Wireless
Di awal telah dijelaskan bahwa untuk menghubungkan sebuah computer yang satu dengan yang lain, maka diperlukan adanya Jaringan Wireless. Menurut sebuah buku yang bersangkutan, supaya komputer-komputer yang berada dalam wilayah Jaringan Wireless bisa sukses dalam mengirim dan menerima data, dari dan ke sesamanya, maka ada tiga
komponen dibutuhkan, yaitu:
1. Sinyal Radio (Radio Signal).
2. Format Data (Data Format).
3. Struktur Jaringan atau Network (Network Structure).
Masing-masing dari ketiga komponen ini berdiri sendiri-sendiri dalam cara kerja dan fungsinya.
Kita mengenal adanya 7 Model Lapisan OSI (Open System Connection), yaitu:
1. Physical Layer (Lapisan Fisik)
2. Data-Link Layer (Lapisan Keterkaitan Data)
3. Network Layer (Lapisan Jaringan)
4. Transport Layer (Lapisan Transport)
5. Session Layer (Lapisan Sesi)
6. Presentation Layer (Lapisan Presentasi)
7. Application Layer (Lapisan Aplikasi)
Masing-masing dari ketiga komponen yang telah disebutkan di atas berada dalam lapisan yang berbeda-beda. Mereka bekerja dan mengontrol lapisan yang berbeda. Sebagai contoh:
Sinyal Radio (komponen pertama), bekerja pada physical layer, atau lapisan fisik. Lalu Format Data atau Data Format mengendalikan beberapa lapisan diatasnya. Dan struktur jaringan berfungsi sebagai alat untuk mengirim dan menerima sinyal radio.
Lebih jelasnya, cara kerja wireless LAN dapat diumpakan seperti cara kerja modem dalam mengirim dan menerima data, ke dan dari internet. Saat akan mengirim data, peralatan-peralatan Wireless tadi akan berfungsi sebagai alat yang mengubah data digital menjadi sinyal radio. Lalu saat menerima, peralatan tadi berfungsi sebagai alat yang mengubah sinyal radio menjadi data digital yang bisa dimengerti dan diproses oleh komputer.
Bagaimana sinyal radio dapat diubah menjadi data digital?
Prinsip dasar yang digunakan pada teknologi wireless ini sebenarnya diambil dari persamaan yang dibuat oleh James Clerk Maxwell di tahun 1964.
Dalam persamaan itu, dengan gamblang dan jelas Maxwell berhasil menunjukkan fakta bahwa, setiap perubahan yang terjadi dalam medan magnet itu akan menciptakan medan-medan listrik. Dan sebaliknya, setiap perubahan yang terjadi dalam medan-medan listrik itu akan menciptaken medan-medan magnet.
Lebih lanjut Maxwell menjelaskan, saat arus listrik (AC atau alternating current) bergerak melalui kabel atau sarana fisik (konduktor) lainnya, maka, beberapa bagian dari energinya akan terlepas ke ruang bebas di sekitarnya, lalu membentuk medan magnet atau alternating magnetic field.
Kemudian, medan magnet yang tercipta dari energy yang terlepas itu akan menciptakan medan listrik di ruang bebas, yang kemudian akan menciptakan medan magnet lagi, lalu medan listrik lagi, medan magnet lagi, dan seterusnya, hingga arus listrik yang asli atau yang pertama terhenti (terputus, red).
Bentuk energy yang tercipta dari perubahan-perubahan ini, disebut dengan radiasi elektromagnetik (electromagnetic radiation), atau biasa kita kenal sebagai gelombang radio. Itu artinya, radio dapat di definisikan sebagai radiasi dari energi elektromagnetik yang terlepas ke udara (ruang bebas).
Alat yang menghasilkan gelombang radio itu biasa dinamakan TRANSMITTER. Lalu alat yang digunakan untuk mendeteksi dan menangkap gelombang radio yang ada udara itu, biasa dinamakan RECEIVER.
Agar kedua alat ini (transmitter dan receiver) lebih fokus saat mengirim, membuat pola gelombang, mengarahkan, meningkatkan, dan menangkap sinyal radio, ke dan dari udara, maka dibantulah dengan alat lain, yaitu ANTENA.
Berkat persamaan dari Maxwell, transmitter, receiver, serta antena, yang kemudian disatukan dalam semua peralatan wireless LAN itulah, maka komputer bisa berkomunikasi, mengirim dan menerima data melalui gelombang radio, atau biasa disebut dengan wireless netwok.
Begitu banyak stasiun Radio dengan frequency yang berbeda-beda agar tidak saling bertabrakan, gelombang radio yang akan dikirimkan ke udara itu bisa diatur frequencynya. Yaitu dengan cara mengatur atau memodifikasi arus listrik yang berada pada peralatan pengirim dan penerima tadi (transmitter, receiver).
Dan jarak yang menjadi pemisah antar frequency dinamakan SPECTRUM. Lalu, bagian terkecil dari spectrum disebut dengan BAND. Dan untuk mengukur jumlah perulangan dari satu gelombang ke gelombang yang terjadi dalam hitungan detik, digunakanlah satuan HERTZ (Hz).
Hertz, diambil dari nama orang yang pertama kali melakukan percobaan mengirim dan menangkap gelombang radio, yaitu HEINRICH HERTZ. Satu hertz dihitung sebagai jarak antara satu gelombang ke gelombang berikutnya. Dan sinyal radio itu umumnya berada pada frequency ribuan, jutaan, atau milyaran hertz (KHz, MHz, GHz). Dengan mengatur frequency itulah maka sinyal radio bisa tidak saling bertabrakan
Sumber: http://bluewarrior.wordpress.com/2009/11/30/cara-kerja-jaringan-wireless/
tulisan 3 layanan informasi dan keamanan, context-aware dan even base serta pelayanan perbaikan sumber
3. bagaimana tulisan 3 layanan informasi dan keamanan, context-aware dan even base serta pelayanan perbaikan sumber?
JAWAB:
Layanan Informasi
Beberapa contoh layanan informasi :
- Telematik terminal
- Jasa pelayanan internet
Layanan Keamanan
Layanan ini memberikan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi jika sesuatu berjalan tidak seharusnya
Layanan Context-Aware dan Event-base
Context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan yaitu data dasar user, lokasi user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user.
Sumber : http://yukiejapan.blogspot.com/2010/11/arsitektur-client-server-telematika.html
JAWAB:
Layanan Informasi
Beberapa contoh layanan informasi :
- Telematik terminal
- Jasa pelayanan internet
Layanan Keamanan
Layanan ini memberikan fasilitas untuk memantau dan memberikan informasi jika sesuatu berjalan tidak seharusnya
Layanan Context-Aware dan Event-base
Context-awareness merupakan kemampuan layanan network untuk mengetahui berbagai konteks, yaitu kumpulan parameter yang relevan dari pengguna (user) dan penggunaan network itu, serta memberikan layanan yang sesuai dengan parameter-parameter itu. Beberapa konteks yang dapat digunakan yaitu data dasar user, lokasi user, berbagai preferensi user, jenis dan kemampuan terminal yang digunakan user.
Sumber : http://yukiejapan.blogspot.com/2010/11/arsitektur-client-server-telematika.html
tulisan 2 arsitektur sisi client server sertakolaborasi
2. bagaimana arsitektur sisi client server serta kolaborasinya?
JAWAB:
Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi)
Dibagi dalam 2 bagian Arsitektur yaitu :
Arsitektur Client Side
Merujuk pada pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi eksekusi client dan contoh dari sisi penyimpanan pada client adalah cookie.
Karakteristik :
- Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
- Menunggu dan menerima balasan.
- Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
- Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.
Arsitektur Server Side
Pada server side, ada sebuah server Web khusus yang bertugas mengeksekusi perintah dengan menggunakan standar metode HTTP. Misalnya penggunaan CGI script pada sisi server yang mempunyai tag khusus yang tertanam di halaman HTML. Tag ini memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi.
Karakteristik :
- Menunggu permintaan dari salah satu client.
- Melayani permintaan klien dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
- Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
- Jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.
Dibawah ini merupakan penjelasan tentang beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server :
dibagi atas 3 jenis kolaborasi
1. Arsitektur Single- Tier
Arsitektur Single- Tier adalah semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Sederhana dan alternatifnya sangat mahal. Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.
2. Arsitektur Two-tier
Pada Arsitektur Two-tier, antarmukanya terdapat pada lingkungan desktop dan sistem manajemen database biasanya ada pada server yang lebih kuat yang menyediakan layanan pada banyak client. Pengolahan informasi dibagi antara lingkungan antarmuka sistem dan lingkungan server manajemen database.
3. Arsitektur Three-tier
Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan client dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. Middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database staging
Sumber: http://yukiejapan.blogspot.com/2010/11/arsitektur-client-server-telematika.html
JAWAB:
Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. Arsitektur ini menempatkan sebuah komputer sebagai Server. Nah Server ini yang bertugas memberikan pelayanan kepada terminal-terminal lainnya tang terhubung dalam system jaringan atau yang kita sebut Clientnya. Server juga dapat bertugas untuk memberikan layanan berbagi pakai berkas (file server), printer (printer server), jalur komunikasi (server komunikasi)
Dibagi dalam 2 bagian Arsitektur yaitu :
Arsitektur Client Side
Merujuk pada pelaksanaan data pada browser sisi koneksi HTTP. JavaScript adalah sebuah contoh dari sisi eksekusi client dan contoh dari sisi penyimpanan pada client adalah cookie.
Karakteristik :
- Memulai terlebih dahulu permintaan ke server.
- Menunggu dan menerima balasan.
- Terhubung ke sejumlah kecil server pada waktu tertentu.
- Berinteraksi langsung dengan pengguna akhir, dengan menggunakan GUI.
Arsitektur Server Side
Pada server side, ada sebuah server Web khusus yang bertugas mengeksekusi perintah dengan menggunakan standar metode HTTP. Misalnya penggunaan CGI script pada sisi server yang mempunyai tag khusus yang tertanam di halaman HTML. Tag ini memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi.
Karakteristik :
- Menunggu permintaan dari salah satu client.
- Melayani permintaan klien dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
- Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
- Jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.
Dibawah ini merupakan penjelasan tentang beberapa kolaborasi arsitektur sisi client dan sisi server :
dibagi atas 3 jenis kolaborasi
1. Arsitektur Single- Tier
Arsitektur Single- Tier adalah semua komponen produksi dari sistem dijalankan pada komputer yang sama. Sederhana dan alternatifnya sangat mahal. Membutuhkan sedikit perlengkapan untuk dibeli dan dipelihara.
2. Arsitektur Two-tier
Pada Arsitektur Two-tier, antarmukanya terdapat pada lingkungan desktop dan sistem manajemen database biasanya ada pada server yang lebih kuat yang menyediakan layanan pada banyak client. Pengolahan informasi dibagi antara lingkungan antarmuka sistem dan lingkungan server manajemen database.
3. Arsitektur Three-tier
Arsitektur Three-Tier diperkenalkan untuk mengatasi kelemahan dari arsitektur two-tier. Di tiga tingkatan arsitektur, sebuah middleware digunakan antara sistem user interface lingkungan client dan server manajemen database lingkungan. Middleware ini diimplementasikan dalam berbagai cara seperti pengolahan transaksi monitor, pesan server atau aplikasi server. Middleware menjalankan fungsi dari antrian, eksekusi aplikasi dan database staging
Sumber: http://yukiejapan.blogspot.com/2010/11/arsitektur-client-server-telematika.html
tulisan 1 definisi telematika, perkembangan telematika dan IT, trend kedepan perkembangan telematika
1. jelaskan definisi dari telematika, perkembangan telematika & IT, trend kedepan perkembangan telematika?
JAWAB:
A. Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
• Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
• Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
• Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
B. Perkembangan Telematika
Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermunculan produk-produk IT muktahir yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda. Misalnya saja teknologi perakitan prosesor yang sudah bisa memfrabikasi hingga ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang tidak kalah penting adalah tersedianya akses hotspot dimana-mana sehingga hampir setiap orang dapat mengaksesnya. Selain akses point dimana-mana, saat ini masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun kantor dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia jasa internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan telematika semakin cepat. Hal ini membuat menjamurnya warung-warung penyedia jasa layanan internet menjamur dimana-mana. Akses masyarakat terhadap internet pun semakin mudah, kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses internet kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.
C. Tren Telematika ke Depan
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.
Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.
Sumber : http://code86.wordpress.com/2009/10/09/definisi-telematika-perkembangan-telematika-dan-trend-ke-depan-telematika/
JAWAB:
A. Telematika adalah singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Istilah telematika sering dipakai untuk beberapa macam bidang, sebagai contoh adalah:
• Integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika yang dikenal sebagai Teknologi Komunikasi dan Informatika atau ICT (Information and Communications Technology). Secara lebih spesifik, ICT merupakan ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
• Secara umum, istilah telematika dipakai juga untuk teknologi Sistem Navigasi/Penempatan Global atau GPS (Global Positioning System) sebagai bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
• Secara lebih spesifik, istilah telematika dipakai untuk bidang kendaraan dan lalulintas (road vehicles dan vehicle telematics).
Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Telematika
B. Perkembangan Telematika
Perkembangan telematika saat ini telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada segi hardware, telah banyak bermunculan produk-produk IT muktahir yang lebih kecil, cepat dan efisien dengan format-format unik yang berbeda. Misalnya saja teknologi perakitan prosesor yang sudah bisa memfrabikasi hingga ukuran 40nm, telepon selular dengan koneksi wifi, notebook dengan ukuran lebih kecil sehingga memudahkan keleluasaan mobilitas bagi penggunanya serta yang tidak kalah penting adalah tersedianya akses hotspot dimana-mana sehingga hampir setiap orang dapat mengaksesnya. Selain akses point dimana-mana, saat ini masyarakat pun bisa dengan mudah mengakses internet dari rumah maupun kantor dengan jaringan broadband yang disediakan oleh bermacam-macam penyedia jasa internet. Murahnya jasa penyedia layanan internet pun menjadikan perkembangan telematika semakin cepat. Hal ini membuat menjamurnya warung-warung penyedia jasa layanan internet menjamur dimana-mana. Akses masyarakat terhadap internet pun semakin mudah, kini masyarakat Indonesia dapat dengan mudah mengakses internet kapan saja, dimana saja dan oleh siapa saja.
C. Tren Telematika ke Depan
Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) juga tidak akan kalah dengan perkembangan TIK saat ini. Perangkat komputasi berskala terabyte, penggunaan multicore processor, penggunaan memory dengan multi slot serta peningkatan kapasitas harddisk multi terabyte akan banyak bermunculan dengan harga yang masuk akal. Komputasi berskala terabyte ini juga didukung dengan akses wireless dan wireline dengan akses bandwidth yang mencapai terabyte juga. Hal ini berakibat menumbuhkan faktor baru dari perkembangan teknologi. Antarmuka pun sudah semakin bersahabat, lihat saja software Microsoft, desktop UBuntu, GoogleApps, YahooApps Live semua berlomba menampilkan antarmuka yang terbaik dan lebih bersahabat dengan kecepatan akses yang semakin tinggi. Hal ini ditunjang oleh search engine yang semakin cepat mengumpulkan informasi yang dibutuhkan oleh penggunannya.
Pada akhirnya, era robotik akan segera muncul. Segenap mesin dengan kemampuan adaptif dan kemampuan belajar yang mandiri sudah banyak dibuat dalam skala industri kecil dan menengah, termasuk di tanah air. Jadi, dengan adanya teknologi manusia akan terus berkembang sehingga akan ada harapan-harapan tentang masa depan yang lebih baik.
Sumber : http://code86.wordpress.com/2009/10/09/definisi-telematika-perkembangan-telematika-dan-trend-ke-depan-telematika/
Kamis, 26 Mei 2011
Kartu Kredit
TUGAS SOFTSKILL
“Menganalisis Penggunaan Kartu Kredit di Naga Swalayan Pekayon”
NAMA KELOMPOK :
3KA19
1. ANA NUR RAHMAWATI
2. HILDA LESTARI
3. RIZKY NURULLAH
4. ROSY NOVIANTI
5. WILDAYANTI TASNIA
Bab I
PENDAHULUAN
Latar belakang masalah
Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di tempat-tempat yang dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (merchant). Khusus untuk pembayaran di Naga Swalayan (Pekayon) juga menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dan dalam pembayaran ini para konsumen lebih banyak menggunakan kartu MANDIRI dan BCA.
Dalam rangka untuk melengkapi tugas softskill kami telah melakukan penelitian kecil dalam hal penggunaan kartu kredit didalam lingkup Naga Swalayan(Pekayon).
Perumusan masalah
Dalam karya tulis ini, kami ingin mencoba memecahkan masalah – masalah dibawah ini antara lain:
1. Pengertian Kartu Kredit
2. Jenis Kartu kredit
3. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit
4. Berapa Banyak orang yang menggunakan Kartu Kredit di Naga Swalayan tersebut
5. kelebihan dan kekurangan kartu kredit
6. Batas minimal transaksi yang diperbolehkan menggunakan kartu kredit
Tujuan
Tujuan pembahasan karya tulis ini adalah untuk menjelaskan tentang pengertian kartu kredit itu sendiri sampai menjelaskan keuntungan dan kerugian kartu kredit tersebut.
Metode Pembahasan
Metode pambahasan yang kami gunakan adalah dengan cara studi pustaka ( seperti internet, observasi langsung dan sumber lainnya) yang berkenaan dengan kartu kredit.
Bab II
Landasan Teori
A. Pengertian Kartu Kredit
kartu kredit adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening.
B. Jenis-jenis Kartu Kredit
Charge cards
• Anda bias meminjam uang dari penerbit kartu kredit.
• Anda harus membayar penuh tagihan Anda per bulan.
• Anda hanya bisa menempatkan seberapa yang mampu Anda bayar penuh setiap bulan.
• Sangat berguna untuk mengelola keuangan bulanan.
Kartu Belanja
• Kartu kredit yang dikeluarkan oleh Pasar Swalayan atau toko.
• Periksa semua detail sebelum mendaftar karena persyaratan dan panduan tiap kartu akan berbeda.
• Secara umum lebih mahal daripada kartu kredit tradisional.
Pinjaman Perseorangan
• Pinjaman ini berguna untuk membeli barang berharga & mahal seperti computer, mobil atau paket liburan seperti menggabungkan beberapa hutang ke dalam satu pembayaran rutin.
• Mereka memiliki pembayaran bulanan tetap selama satu periode waktu
• Membantu untuk pengaturan penganggaran jika Anda memiliki pembayaran rutin.
• Klik pada Pinjaman per-orangan dibagian ini untuk keterangan lebih lanjut.
Pembiayaan 'bebas bunga'
• Jenis kredit ini sering ditawarkan oleh pengecer, dimana peminjam sebenarnya adalah biasanya sebuah institusi keuangan.
• Penawarannya sepertinya menjanjikan, tetapi jika Anda tidak bisa membayar secara penuh sebelum batas waktu bebas bunga, Anda akan dikenakan bunga yang sangat tinggi.
• Bacalah selalu syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum menandatangani. Pinjaman batas maksimum kredit.
• Anda bisa menarik sejumlah dana yang tersedia berdasarkan batas kredit yang ditentukan.
• Dana bias diakses melalui cek dan/atau kartu ATM.
• Bunga hanya biasa dibayar atas dana yang ditarik.
• Secara umum bunganya lebih rendah daripada Pinjaman Per-orangan dan Kartu Kredit.
• Klik 'Pinjaman Batas Maksimum Kredit' di bagian ini untuk informasi lebih lanjut.
Overdraft
• Anda bisa meminjam sejumlah uang diatas batas yang telah ditentukan pada rekening bank Anda.
• Dana biasanya bisa diambil melalui kartu ATM atau kartu debit, melalui rekening cek atau counter.
Hipotek
• Secara umum dipakai untuk pembelian barang.
• Memiliki jumlah dana yang besar dan punya jangka waktu pembayaran lebih panjang – biasanya duapuluh tahun atau lebih .
• Bunga pada pinjaman ini secara umum paling rendah diatara jenis-jenis kredit yang ada. Pinjaman Pay day.
• Pinjaman jangka pendek yang biasanya jumlahnya kecil atau hanya beberapa juta rupiah.
• Bunganya sangat tinggi, sehingga penggunaannya harus hati-hati.
C. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit
Berhutang dengan kartu kredit telah menjadi tren di kalangan konsumen Indonesia. Perbankan yang ramai-ramai menawarkan kemudahan memiliki kartu kredit memberi peluang bagi hampir semua orang untuk memilikinya.
Namun demikian, Anda perlu berhati-hati menggunakan kartu kredit. Pasalnya, jika penggunaan kartu kredit tak terkontrol lagi, Anda bisa terlilit hutang. Sebagai pemilik kartu kredit, seringkali kita menunda atau tidak membayar keseluruhan tagihan kartu kredit.
Berikut beberapa alasan orang yang berhutang melalui kartu kredit:
1. Hidup yang Sulit
Alasan berhutang yang paling terjadi yang menyebabkan seseorang terlilit utang karena sejumlah gajinya dipotong atau terkena PHK. Alasan lainnya, penghutang terkena penyakit yang membutuhkan perawatan yang lama dan tidak murah.
2. Untuk Foya-foya
Kelompok penghutang jenis ini tak mampu mengimbangi antara pendapatan dan pengeluaran. Kehidupan setiap bulan kelompok ini sejalan dengan pribahasa besar pasak daripada tiang.
Alasan mengeluarkan uang melebihi kemampuan bisa dipicu dari gengsi yang ingin terlihat kaya di depan teman dan orang-orang terdekat. Namun ada juga orang yang pada dasarnya akrab dengan pola hidup konsumtif.
3. Gila Belanja (shopaholic)
Sebaiknya tipe pemakai kartu kredit ini sangat mudah ditipu dengan barisan diskon dan tulisan Sale di pusat belanja maupun outlet-outlet. Dalam pikiran orang tipe ini, belanja saat promosi atau diskon membuatnya merasa berhemat. Padahal yang terjadi, para penggila belanja biasanya membeli barang melebihi kebutuhan dan sering hanya karena tergoda.
Penggila belanja hanya dapat melakukan pembayaran dengan jumlah minimum yang ditentukan penerbit kartu dan sisanya terkena bunga. Akibatnya, tagihan membengkak karena pembayaran hanya 10 persen dari total tagihan. Meskipun dianggap kecil, jika tidak cepat dilunasi, hutang jenis ini akan berjalan terus selama bertahun tahun dan akan membebani di kemudian hari.
4. Pinjam-Meminjam dan Modal Bisnis
Beberapa tipe orang menggunakan kartu kredit sebagai sarana untuk meminjamkan orang lain. Sementara lainnya, menggunakan kartu kredit sebagai modal membangun usaha. Alhasil, piutang belum dikembalikan atau usaha mengalami kegagalan atau belum menguntungkan, pengutang tipe ini akan sulit mengembalikan dana yang dipinjam lewat kartu kredit.
D. Kelebihan dan kekurangan kartu kredit
Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain :
1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efesien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik dan tagihan air.
3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
4. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar, diskon makan di restoran atau diskon belanja.
5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bias membahayakan keselamatan kita.
Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain :
1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila dipenjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentasi bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetic tidak terlalu baik keamanannya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang diluar negri, termasuk transaksi internet pada website yang berada diluar negri.
BAB III
ANALISIS PERMASALAHAN
NAGA SWALAYAN
Naga Swalayan adalah tempat berbelanja yang telah memiliki banyak cabang diseluruh Indonesia. Swalayan ini umumnya menjual berbagai jenis produk makanan, minuman, dan barang kebutuhan hidup lainnya.
Dalam hal pembayarannya Naga Swalayan ini memberikan fasilitas pembayaran kartu kredit bagi yang menggunakan kartu kredit, menurut penelitian yang kami lakukan pada Naga Swalayan ini kartu kredit yang banyak digunakan adalah kartu kredit dari Bank MANDIRI dan Bank BCA, dimana transaksi minimal yang diperbolehkan dari penggunaan kartu kredit ini adalah Rp. 150.000,- di Naga Swalayan ini, terutama Naga Swalayan Pekayon dalam sehari transaksi yang menggunakan kartu kredit ini kurang lebih 25 orang.
Naga Swalayan ini biasanya Ramai ketika awal bulan karena Pasar Swalayan ini bisa dibilang harganya bisa bersaing dan cukup miring serta tempatnya pun cukup besar sehingga pelanggan lebih leluasa untuk memilih belanjaan bulanan yang dibutuhkan daripada keperluan harian. Dikarenakan keperluan bulanan lebih besar nominalnya dibanding keperluan harian sehingga hampir Naga Swalayan ini memberikan fasilitas menggunakan Kartu Kredit. Agar para konsumen tidak ribet dalam membawa uang chas.
Bab IV
PENUTUP
Kesimpulan & Saran
Dilihat dari pengertian kartu kredit itu sendiri, yaitu suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Sehingga para orang kabanyakan seperti menggantungkan uang pada kartu kredit, karna lebih dianggap efisien dan tidak harus membawa uang banyak ketika akan berbelanja.
Selain itu banyak faktor yang mempengaruhi perilaku pemegang kartu kredit untuk menggunakan kartu kreditnya, antara lain yaitu faktor keunggulan dan faktor kemudahan atau efisien. Selain itu ada juga faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen tidak menggunakan atau tidak memilih menggunakannya, karna ketidakbutuhan, atau sudah mengetahui apa manfaat dan resiko yang akan dialaminya. Hal ini bisa menunjukkan bahwa penggunaan kartu kredit tidak sepenuhnya harus menjadi life-style kita.
Refrensi
http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2077023-pengertian-kartu-kredit/
“Menganalisis Penggunaan Kartu Kredit di Naga Swalayan Pekayon”
NAMA KELOMPOK :
3KA19
1. ANA NUR RAHMAWATI
2. HILDA LESTARI
3. RIZKY NURULLAH
4. ROSY NOVIANTI
5. WILDAYANTI TASNIA
Bab I
PENDAHULUAN
Latar belakang masalah
Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di tempat-tempat yang dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (merchant). Khusus untuk pembayaran di Naga Swalayan (Pekayon) juga menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dan dalam pembayaran ini para konsumen lebih banyak menggunakan kartu MANDIRI dan BCA.
Dalam rangka untuk melengkapi tugas softskill kami telah melakukan penelitian kecil dalam hal penggunaan kartu kredit didalam lingkup Naga Swalayan(Pekayon).
Perumusan masalah
Dalam karya tulis ini, kami ingin mencoba memecahkan masalah – masalah dibawah ini antara lain:
1. Pengertian Kartu Kredit
2. Jenis Kartu kredit
3. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit
4. Berapa Banyak orang yang menggunakan Kartu Kredit di Naga Swalayan tersebut
5. kelebihan dan kekurangan kartu kredit
6. Batas minimal transaksi yang diperbolehkan menggunakan kartu kredit
Tujuan
Tujuan pembahasan karya tulis ini adalah untuk menjelaskan tentang pengertian kartu kredit itu sendiri sampai menjelaskan keuntungan dan kerugian kartu kredit tersebut.
Metode Pembahasan
Metode pambahasan yang kami gunakan adalah dengan cara studi pustaka ( seperti internet, observasi langsung dan sumber lainnya) yang berkenaan dengan kartu kredit.
Bab II
Landasan Teori
A. Pengertian Kartu Kredit
kartu kredit adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening.
B. Jenis-jenis Kartu Kredit
Charge cards
• Anda bias meminjam uang dari penerbit kartu kredit.
• Anda harus membayar penuh tagihan Anda per bulan.
• Anda hanya bisa menempatkan seberapa yang mampu Anda bayar penuh setiap bulan.
• Sangat berguna untuk mengelola keuangan bulanan.
Kartu Belanja
• Kartu kredit yang dikeluarkan oleh Pasar Swalayan atau toko.
• Periksa semua detail sebelum mendaftar karena persyaratan dan panduan tiap kartu akan berbeda.
• Secara umum lebih mahal daripada kartu kredit tradisional.
Pinjaman Perseorangan
• Pinjaman ini berguna untuk membeli barang berharga & mahal seperti computer, mobil atau paket liburan seperti menggabungkan beberapa hutang ke dalam satu pembayaran rutin.
• Mereka memiliki pembayaran bulanan tetap selama satu periode waktu
• Membantu untuk pengaturan penganggaran jika Anda memiliki pembayaran rutin.
• Klik pada Pinjaman per-orangan dibagian ini untuk keterangan lebih lanjut.
Pembiayaan 'bebas bunga'
• Jenis kredit ini sering ditawarkan oleh pengecer, dimana peminjam sebenarnya adalah biasanya sebuah institusi keuangan.
• Penawarannya sepertinya menjanjikan, tetapi jika Anda tidak bisa membayar secara penuh sebelum batas waktu bebas bunga, Anda akan dikenakan bunga yang sangat tinggi.
• Bacalah selalu syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum menandatangani. Pinjaman batas maksimum kredit.
• Anda bisa menarik sejumlah dana yang tersedia berdasarkan batas kredit yang ditentukan.
• Dana bias diakses melalui cek dan/atau kartu ATM.
• Bunga hanya biasa dibayar atas dana yang ditarik.
• Secara umum bunganya lebih rendah daripada Pinjaman Per-orangan dan Kartu Kredit.
• Klik 'Pinjaman Batas Maksimum Kredit' di bagian ini untuk informasi lebih lanjut.
Overdraft
• Anda bisa meminjam sejumlah uang diatas batas yang telah ditentukan pada rekening bank Anda.
• Dana biasanya bisa diambil melalui kartu ATM atau kartu debit, melalui rekening cek atau counter.
Hipotek
• Secara umum dipakai untuk pembelian barang.
• Memiliki jumlah dana yang besar dan punya jangka waktu pembayaran lebih panjang – biasanya duapuluh tahun atau lebih .
• Bunga pada pinjaman ini secara umum paling rendah diatara jenis-jenis kredit yang ada. Pinjaman Pay day.
• Pinjaman jangka pendek yang biasanya jumlahnya kecil atau hanya beberapa juta rupiah.
• Bunganya sangat tinggi, sehingga penggunaannya harus hati-hati.
C. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit
Berhutang dengan kartu kredit telah menjadi tren di kalangan konsumen Indonesia. Perbankan yang ramai-ramai menawarkan kemudahan memiliki kartu kredit memberi peluang bagi hampir semua orang untuk memilikinya.
Namun demikian, Anda perlu berhati-hati menggunakan kartu kredit. Pasalnya, jika penggunaan kartu kredit tak terkontrol lagi, Anda bisa terlilit hutang. Sebagai pemilik kartu kredit, seringkali kita menunda atau tidak membayar keseluruhan tagihan kartu kredit.
Berikut beberapa alasan orang yang berhutang melalui kartu kredit:
1. Hidup yang Sulit
Alasan berhutang yang paling terjadi yang menyebabkan seseorang terlilit utang karena sejumlah gajinya dipotong atau terkena PHK. Alasan lainnya, penghutang terkena penyakit yang membutuhkan perawatan yang lama dan tidak murah.
2. Untuk Foya-foya
Kelompok penghutang jenis ini tak mampu mengimbangi antara pendapatan dan pengeluaran. Kehidupan setiap bulan kelompok ini sejalan dengan pribahasa besar pasak daripada tiang.
Alasan mengeluarkan uang melebihi kemampuan bisa dipicu dari gengsi yang ingin terlihat kaya di depan teman dan orang-orang terdekat. Namun ada juga orang yang pada dasarnya akrab dengan pola hidup konsumtif.
3. Gila Belanja (shopaholic)
Sebaiknya tipe pemakai kartu kredit ini sangat mudah ditipu dengan barisan diskon dan tulisan Sale di pusat belanja maupun outlet-outlet. Dalam pikiran orang tipe ini, belanja saat promosi atau diskon membuatnya merasa berhemat. Padahal yang terjadi, para penggila belanja biasanya membeli barang melebihi kebutuhan dan sering hanya karena tergoda.
Penggila belanja hanya dapat melakukan pembayaran dengan jumlah minimum yang ditentukan penerbit kartu dan sisanya terkena bunga. Akibatnya, tagihan membengkak karena pembayaran hanya 10 persen dari total tagihan. Meskipun dianggap kecil, jika tidak cepat dilunasi, hutang jenis ini akan berjalan terus selama bertahun tahun dan akan membebani di kemudian hari.
4. Pinjam-Meminjam dan Modal Bisnis
Beberapa tipe orang menggunakan kartu kredit sebagai sarana untuk meminjamkan orang lain. Sementara lainnya, menggunakan kartu kredit sebagai modal membangun usaha. Alhasil, piutang belum dikembalikan atau usaha mengalami kegagalan atau belum menguntungkan, pengutang tipe ini akan sulit mengembalikan dana yang dipinjam lewat kartu kredit.
D. Kelebihan dan kekurangan kartu kredit
Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain :
1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efesien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik dan tagihan air.
3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
4. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar, diskon makan di restoran atau diskon belanja.
5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bias membahayakan keselamatan kita.
Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain :
1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila dipenjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentasi bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetic tidak terlalu baik keamanannya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang diluar negri, termasuk transaksi internet pada website yang berada diluar negri.
BAB III
ANALISIS PERMASALAHAN
NAGA SWALAYAN
Naga Swalayan adalah tempat berbelanja yang telah memiliki banyak cabang diseluruh Indonesia. Swalayan ini umumnya menjual berbagai jenis produk makanan, minuman, dan barang kebutuhan hidup lainnya.
Dalam hal pembayarannya Naga Swalayan ini memberikan fasilitas pembayaran kartu kredit bagi yang menggunakan kartu kredit, menurut penelitian yang kami lakukan pada Naga Swalayan ini kartu kredit yang banyak digunakan adalah kartu kredit dari Bank MANDIRI dan Bank BCA, dimana transaksi minimal yang diperbolehkan dari penggunaan kartu kredit ini adalah Rp. 150.000,- di Naga Swalayan ini, terutama Naga Swalayan Pekayon dalam sehari transaksi yang menggunakan kartu kredit ini kurang lebih 25 orang.
Naga Swalayan ini biasanya Ramai ketika awal bulan karena Pasar Swalayan ini bisa dibilang harganya bisa bersaing dan cukup miring serta tempatnya pun cukup besar sehingga pelanggan lebih leluasa untuk memilih belanjaan bulanan yang dibutuhkan daripada keperluan harian. Dikarenakan keperluan bulanan lebih besar nominalnya dibanding keperluan harian sehingga hampir Naga Swalayan ini memberikan fasilitas menggunakan Kartu Kredit. Agar para konsumen tidak ribet dalam membawa uang chas.
Bab IV
PENUTUP
Kesimpulan & Saran
Dilihat dari pengertian kartu kredit itu sendiri, yaitu suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Sehingga para orang kabanyakan seperti menggantungkan uang pada kartu kredit, karna lebih dianggap efisien dan tidak harus membawa uang banyak ketika akan berbelanja.
Selain itu banyak faktor yang mempengaruhi perilaku pemegang kartu kredit untuk menggunakan kartu kreditnya, antara lain yaitu faktor keunggulan dan faktor kemudahan atau efisien. Selain itu ada juga faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen tidak menggunakan atau tidak memilih menggunakannya, karna ketidakbutuhan, atau sudah mengetahui apa manfaat dan resiko yang akan dialaminya. Hal ini bisa menunjukkan bahwa penggunaan kartu kredit tidak sepenuhnya harus menjadi life-style kita.
Refrensi
http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2077023-pengertian-kartu-kredit/
Langganan:
Postingan (Atom)
