Jumat, 26 Februari 2010
tugas diskusi dan kelompok teori org. umum 2
ANGGOTA :
1. Ana Nur Rahmawati : 10108183
2. Hilda Lestari : 12108199
3. Listia Titi Inayati : 11108154
4. Serli yulianti : 11108809
5. Shista Ginawati : 12108282
Kelas : 2KA19
UNIVERSITAS GUNADARMA KALIMALANG
2009-2010
Tugas diskusi dan kelompok :
1. Jelaskan alasan produsen (penjual) perlu mengetahui elastisitas permintaan terhadap suatu barang yang diproduksi (dijual)?
Jawab:
Alasan produsen mengetahui elastisitas permintaan suatu barang ialah agar produsen dapat mengantisipasi adanya perubahan yang terjadi pada selera konsumen, agar segmentasi pasar menjadi lebih efektif, serta adanya produktivitas dalam penjualan barang kepada konsumen. Dengan produsen mengetahui hal tersebut, maka produsen dapat melakukan diferensiasi produk atau difersifikasi produk serta meningkatkan efektifitas dan produktivitas produk apabila terjadi penurunan pada permintaan konsumen.
2. Apa yang dimaksud dengan
(a) elastisitas harga permintaan barang X :
- derajat kepekaan dari permintaan suatu barang terhadap perubahan harga barang yang dimaksud
(b) elastisitas silang antara barang A dan barang B:
- derajat kepekaan dari permintaan suatu barang terhadap perubahan harga barang
(c) elastisitas pendapatan terhadap permintaan barang X:
- derajat kepekaan dari permintaan suatu barang terhadap perubahan pendapatan
3. Bagaimana cara penjual mengetahui bahwa permintaan terhadap barang yang dijual adalah elastis, inelastic atau elastisitas uniter?
Jawab:
- Elastis : Permintaan suatu barang bersifat elastic apabila elastisitas harga lebih besar dari 1
- Inelastis : Permintaan suatu barang bersifat inelastic apabila elastisitas harga lebih kecil dari 1
- Elastisitas uniter ( tunggal) : Permintaan suatu barang bersifat elastisitas tunggal apabila elastisitas harga sama dengan 1.
4. Apakah yang dimaksud dengan nilai koefisien elastisitas harga permintaan barang X adalah inelastic?
Jawab :
Koefisien elastisitas harga permintaan adalah: Prosentase perubahan permintaan yang diakibatkan oleh 1% perubahan dari factor penentu (harga barang itu sendiri, harga barang lain, pendapatan, dll)
Sedangkan koefisien elastisitas harga permintaan dikatakan inelastic apabila setiap perubahan harga 1% diikuti dengan perubahan permintaan kurang dari 1%.
5. Bagaimana anda dapat mengetahui jenis hubungan diantara dua macam barang bersubstitusi, berkomplemen atau independent?
Jawab :
Apabila kedua barang tersebut adalah barang subtitusi, maka koefisien elastisitas silang antara kedua barang tersebut akan menunjukan angka positif yang berarti jumlah barang yang diminta naik sedikit dan tidak terlalu signifikan,
Sedangkan apabila kedua barang tersebut adalah barang komplementer, maka koefisien elastis silang antara kedua barang tersebut menunjukan angka negative sehingga jumlah barang yang diminta akan turun pada saat harga naik.
Apabila kedua barang tersebut adalah barang pokok, maka koefisien pendapatan terhadap barang tersebut akan mengalami kenaikan lebih kecil dari 1 apabila jumlah pendapatannya naik.
6. Apakah perbedaan antara elastisitas busur dengan elastisitas titik. Buatlah ilustrasi menghitung besarnya koefisien elastisitas harga permintaan barang X dengan menggunakan metode elastisitas busur dan metode elastisitas titik.
Jawab :
Elastisitas busur digunakan apabila dalam soal diketahui harga dan jumlah secara lengkap
Contoh:
Titik Harga (P) Kuantitas (Q)
A 12 30
B 10 50
Maka rumus elastisitasnya adalah:
Ed = ? Q * (P1 + P2) / 2
? P (Q1 + Q2) / 2
Ed = (50 – 30) * (12 +10) / 2
(10 – 12) (30 + 50) / 2
= -20 * 11
-2 40
= 2,75
Sedangkan metode elastisitas busur digunakan apabila soal elastisitas berbentuk aljabar.
Contohnya:
Permintaan suatu barang: Q = 60 – 10P
Ed = – ? Q * P
? P Q
Jika P = 2, maka Q = 40
Ed = – (-10)* 2 / 40 = 0,5
7.Berikan uraian analisis untuk nilai koefisien elastisitas permintaan berikut;
(a) ep = -5 ;
(b) ex.y = 2 ;
(c) eI = 0,4
Jawab:
a) Ep = -5 maka setiap kenaikan harga 1% mengakibatkan penurunan permintaan sebesar 5%
b) Ex.y = 2 maka kedua barang tersebut merupakan barang subtitusi yang artinya apabila harga naik 1% maka permintaan barang tersebut akan naik
c) EI = 0,4 barang tersebut merupakan barang pokok atau barang normal karena jika terjadi kenaikan 1% pendapatan maka permintaan barang tersebut akan naik 0,4%
8.Besarnya koefisien elastisitas harga penawaran barang X adalah 3. berikan penjelasan dari besarnya nilai koefisien tersebut.
Jawab:
Apabila besarnya koefisien penawaran X = 3, maka bila harga naik 1% permintaan terhadap barang tersebut naik 3%, kejadin ini disebut elastis karena koefisien penawaran lebih besar dari 1.
9.Permintaan terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan Q = 10 – 2P. Tentukan besarnya koefisien elastisitas harga permintaan barang X pada tingkat harga barang X adalah 3. jika produsen (penjual) ingin meningkatkan penerimaan total (TR), kebijakan harga apa yang harus diambil (menaikkan harga atau menurunkan harga), berikan alasan jawaban anda.
Jawab :
Untuk P = 3
Q = 10 – 2P
Q = 10 – 6
Q = 4
Untuk P = 4
Q =10 – 2P
Q =10 – 8
Q = 2
(-1/ -2)*(3 / 4)
= (-0,5) * (3 / 4)
= -0,375 = 0,375
Pada saat harga naik sebesar 1% maka permintaan akan turun sebesar 0,375%. Jika perusahaan ingin meningkatkan total penerimaan, melalui kebijakan harga yaitu dengan cara perusahaan harus menaikan harga karena persentase kenaikan harga lebih besar dibanding persentase penurunan permintaan.
10. Setelah dilakukan penelitian mengenai respon konsumen terhadap permintaan barang X, ditemukan besarnya koefisien elastisitas silang antara barang X dengan barang Y adalah -3. berikan analisis nilai koefisien elastisitas silang antara barang X terhadap barang Y. Bagaimana hubungan antara barang X dan barang Y, berikan penjelasan.
Jawab :
Jika Ex.y = -3, maka kedua barang tersebut merupakan barang komplementer yang artinya jika harga X naik 1% maka permintaan terhadap barang Y akan menurun.
11.Penawaran barang X ditunjukkan oleh persamaan Qsx = 4P – 5. tentukan besarnya koefisien elastisitas harga penawaran barang X pada tingkat harga barang X adalah 3. Bagaimana sifat penawaran barang X (elastis, inelastic atau elastisitas uniter)?
Jawab :
Qsx = 4P – 5
Pada tingkat harga (P) = 3
Qsx = 7
Pada tingkat harga (P) = 4
Qsx = 11
Es = (-1 / -4) * (3 / 7)
Es = (0,25) * (0,428)
Es = 0,584
Apabila terjadi kenaikan harga 1% akan mengakibatkan kenaikan penawaran sebesar 0.584 %. Elastisitas penawaran ini berbentuk in elastis.
12.Jika harga barang X turun 20% berakibat jumlah barang X yang diminta naik 40%. Tentukan besarnya koefisien elastisitas harga permintaan barang X.
Jawab:
Syarat fungsi permintaan
P/(Qdx) = Q-Px
Jika : P = 20 % = 0.02
: Q = 40 % = 0.04
: Q = 0,4 – 0,2P
: Q1= – 0,2
p = (Qdx1 / Qdx) P
p = {-0,2 / (0,4 – (0,2)2)}0,2
p = – 0,1 ————– inelastis
13.Kenaikan harga barang Y dari Rp. 6.000 menjadi Rp. 10.000 menyebabkan jumlah barang X yang diminta naik dari 20 unit menjadi 25 unit. Tentukan besarnya koefisien elastisitas silang antara barang X dan barang Y pada tingkat harga barang Y sebesar Rp. 10.000. Apakah hubungan antara barang X terhadap barang Y.
Jawab :
Py1 = 6000, Py2 = 10000 ——– 4000
Qx1 = 20, Qx2 = 25——————— -5
(5 / 4000) = 0,00125
Exy = -0,00125 * (10000 / 25)
Exy =- 0,5
Barang ini bersifat komplementer yangv artinya apabila terjadi kenaikan harga 1% pada barang X, maka akan mengakibatkan penurunan permintaan sebesar 0,5% pada barang Y.
14.Permintaan terhadap barang X ditunjukkan oleh persamaan:
Qdx = 34 – 0,8Px + 0,3Py + 0,04I
a. Tentukan elastisitas harga permintaan barang X pada harga Px = 10 ; harga barang Y pada harga Py = 20 dan pendapatan konsumen I = 5.000. Jelaskan tentang nilai koefisien elastisitas harga permintaan barang X tersebut.
b. Tentukan elastisitas silang antara barang X dan barang Y pada harga Px = 10 ; harga barang Y pada harga Py = 20 ; dan pendapatan konsumen I = 5.000. Jelaskan nilai koefisien elastisitas silang antara barang X dan barang Y tersebut.
c. Tentukan elastisitas pendapatan konsumen terhadap permintaan barang X pada harga Px = 10 ; harga barang Y pada Py = 20 ; dan pendapatan konsumen I = 5.000. Jelaskan nilai koefisien elastisitas pendapatan konsumen terhadap permintaan barang X tersebut.
Jawab :
Qdx = 34 – 0.8px + 0.3py + 0.04I
Qdx = 34 – 0.8(10) + 0.3(20) +0.04(5000)
= 34 – 8 + 6 + 200
= 232
a.
Ep = – (-0.8) . (10 / 232)
Ep = 0,034
Ep = – ?Qx . P
?Px . Qx
?Qx / ?Px = -0.8
Nilai koefisien 0,034 menunjukan setiap perubahan harga barang X sebesar 1% akan mengubah jumlah barang X yang diminta sebesar 0,034% dengan arah negative (elastisitas permintaan). Jika harga barang X naik 1% maka jumlah barang X yang diminta turun 0,034%, ceteris paribus. Sifat permintaan barang X adalah inelastic, ditunjukkan dengan nilai koefisien lebih kecil dari 1. jika perusahaan ingin meningkatkan penerimaan total (TR) melalui kebijakan harga, yakni dengan cara perusahaan tersebut harus menaikkan harga. Karena jika permintaan suatu barang inelastic, persentase penurunan jumlah barang yang diminta lebih rendah daripada kenaikan harga. Akibatnya penerimaan perusahaan dapat meningkat.
b. Exy = ?Qx . P
Ep = (0.3) . (20 / 232)
Ep = 0,025
?Px . Qx
?Qx / ?Px = 0.3
Nilai koefisien elastisitas silang antara barang X dan barang Y1 adalah 0,025 menunjukkan bilamana harga barang Y1 naik 1% maka jumlah barang X yang diminta akan naik sebesar 0,025%. Nilai koefisien bernilai positif artinya barang X bersubstitusi terhadap barang Y1.
c.
Ep = (0.04) . (5000 / 232)
Ep = 0,86
Exy = ?Qx . I
?I . Qx
?Qx / ?Px = 0.04
Nilai koefisien pendapatan terhadap permintaan barang X adalah 0,86 menunjukkan bilamana pendapatan naik 1% maka jumlah barang X yang diminta akan naik sebesar 0,86%. Koefisien elastisitas pendapatan terhadap permintaan barang X lebih kecil dari 1 dan positif artinya barang X adalah barang normal dan termasuk dalam kategori barang kebutuhan pokok.
15.Hasil suatu penelitian terhadap perilaku perusahaan dalam menawarkan barang X yang diproduksi dirumuskan dalam suatu persamaan penawaran sebagai berikut:
Qsx = 100 + 15Px – 10Py – 4N
Tentukan nilai koefisien elastisitas harga penawaran barang X pada tingkat harga barang X (Px) = 12, harga input Y (Py) = 5 dan jumlah macam barang pesaing (N) = 5. Berikan penjelasan nilai koefisien elastisitas tersebut.
Jawab:
Qsx = 100 + 15Px – 10Py – 4N
Qsx = 100 +15(12) – 10(5) – 4(5)
Qsx = 100 + 180 – 50 – 20
Qsx = 210
Ep = – (15) . (12 / 210)
Ep = 0,857 ———— inelastis
Ep = – ?Qx . P
?Px . Qx
?Qx / ?Px = 15
Kamis, 31 Desember 2009
Jika Aku Menjadi ..
Senin, 16 November 2009
jawab :
- Proses komunikasi adalah bagaimana komunikator menyampaikan pesan kepada, sehingga dapat menciptakan suatu persamaan makna antara komunikan dengan komunikatornya.
- Keseimbangan dalam teori organisasi modern adalah penyeimbangan mekanisme yang dicapai dengan jalan menjaga hubungan Struktural yang harmonis.
- Proses pengambilan keputusan adalah variabel internal dalam suatu organisasi yang tergantung pada pekerjaan2, harapan-harapan individu, motivasi dan struktur organisasi.
2. Apa alasannya organisasi formal di libatkan sebagai sebuah kendaraan untuk mencapai tujuan secara bersama ?
jawab :
Karena tanpa adanya organisasi informal, organisasi formal akan menghadapi
hambatan-hambatan yang lebih berat, maka dari itu untuk mencapai suatu tujuan
harus dilakukan dengan bersama-sama.
3. Mengapa tidak ada suatu cara desain yang "ampuh" untuk segala kondisi ?
jawab :
Karena tidak semua cara dapat memecahkan segala kondisi yang ada, hanya cara tertentu saja yang bisa mengatasi segala kondisi yang ada.
4. Apa peranan manager proyek dalam organisasi secara umum ?
jawab :
untuk memberikan perhatian besar terhadap perencanaan, penelitian, pengembangan dan koordinasi serta untuk memutuskan sejumlah besar kekuatan dan sumber daya organisasi untuk suatu periode tertentu pada poencapain suatu tujuan proyek khusus.
5. Bagaimana pendapat Scoot dan Mitchell tentang pengertian kata pengaruh, sebutkan contohnya ?
jawab :
merupakan suatu transaksi sosial di mana seorang atau kelompok orang di gerakan oleh seseorang atau kelompok orang lain untuk melakukan kegiatan yang sesuai dengan harapan mereka yang mempengaruhinya.
6. Sebutkan dan terangkan 5 sumber atau baris yang di indetifikasikan oleh french dan toven ?
jawab :
- kekuasaan balas jasa ( reward power )
- kekuasaan paksaan (coercive power )
- kekuasaan sah ( legitimate power )
- kekuasaan ahli ( expert power )
- kekuasaan panutan ( referent power )
7. Bagaimana tipe pendekatan teknik2 kreative dalam pengambilan keputusan ?
jawab :
- teknik2 kreatif di bagi 2 yaitu :
a. brainstroming
b. synectics
- teknik2 partisipasif
- teknik2 pengambilan keputusan modern
8. Bagaimanakah pula kritik terhadap teknik brainstroming, terangkan ?
jawab :
- hanya dapat di terapkan pada masalah2 keputusan sederhana
- sangat memakan waktu dan biaya
- hanya menghasilkan ide2 yang dangkal
9 . Apa yang di maksud dengan proses minaut dalam pengambilan keputusan ?
jawab :
Proses Minaut, dikembangkan oleh Kepner dan Tregoe.
Di sini diterapkan empat proses dasar yang rasional dalam penggunaan dan penyebaran informasi mengenai masalah organisasi yang diterapkan sacara sistematik tentang:
a. menilai dan menjelaskan
b. sebab akibat
c. melakukan pilihan
d. mengantisipasi masa depan
Oleh karena itu, prosesnya dibedakan menjadi empat tipe :
* analisis situasi (pengenalan masalah, pemisahan masalah, penetapan prioritas, dan penempatan)
* analisis persoalan (merumuskan, menguraikan, menyaring informasi, menguji sebab yangmungkin dan melakukan verifikasi)
* analisis keputusan (merumuskan pernyataan keputusan, menentukan sasaran, mengembangkan dan mengevaluasi alternative, dan menganalisa konsekuensi atau resiko)
* analisis persoalan potensial (mengidentifikasi daerah kritis/lemah, mengidentifikasi persoalan potensial menyimpang, mengidentifikasi sebab yang mungkin dan mengidentifikasi tindakan penanggulangan).
10. apa sebab timbulnya organisasi informal ?
jawab :
karena adanya kebutuhan2 penting yang bersifat manusiawi yang harus di penuhi dan ternyata tidak dapat di penuhi oleh organisasi formal.
11. Apa yang di maksud dengan "jendela johari" di kembangkan oleh siapa ?
jawab :
Oleh joseph luft dan harrison ingham
Model analisis yang digunakan untuk memahami dinamika self-awareness dari perilaku perasaan dan motif.
12. Bagaimanakan maksud dan model teori proses motivasi kerja ?
jawab :
Motivasi adalah suatu proses dimana kebutuhan-kebutuhan mendorong seseorang untuk melakukan serangkaian kegiatan yang mengarah ke tercapainya suatu tujuan tertentu. Atau dapat diartikan sebagai kekuatan (energi) seseorang yang dapat menimbulkan tingkat persistensi dan entusiasmenya dalam melaksanakan suatu kegiatan, baik yang bersumber dari dalam diri individu itu sendiri (motivasi intrinsik) maupun dari luar individu (motivasi ekstrinsik). Tujuan dari motivasi ini, jika berhasil dicapai akan memuaskan atau memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut. Seberapa kuat motivasi yang dimiliki individu akan banyak menentukan terhadap kualitas perilaku yang ditampilkannya, baik dalam konteks belajar, bekerja maupun dalam kehidupan lainnya.
Dalam konteks studi psikologi, Abin Syamsuddin Makmun (2003) mengemukakan bahwa untuk memahami motivasi individu dapat dilihat dari beberapa indikator, diantaranya:
a. durasi kegiatan.
b. frekuensi kegiatan.
c. persistensi pada kegiatan.
d. ketabahan, keuletan dan kemampuan dalam mengahadapi rintangan dan.
e. devosi dan pengorbanan untuk mencapai tujuan.
f. tingkat aspirasi yang hendak dicapai dengan kegiatan yang dilakukan.
g. tingkat kualifikasi prestasi atau produk (out put) yang dicapai dari kegiatan yang dilakukan.
h. arah sikap terhadap sasaran kegiatan.
Minggu, 15 November 2009
tugas organisasi
jawab : karena manusia memiliki sebuah keinginan untuk mencapai tujuan.
2. sebutkan dan terangkan beberapa alasan untuk mempelajari organisasi secara formal ?
jawab : - organisasi merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya.
- organisasi penting bagi kegiatan manajement.
- organisasi dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
- organisasi berguna dalam meringankan efisiensi karena untuk mencapai tujuan.
3. teori organisasi klasik telah menimbulkan dampak pada organisas-organisasi sampai sekarang , sebutkan contohnya ?
jawab : - birokrasi
- administrasi
- manajemen ilmiah
4. henry fayol seorang industrialis merupakan salah satu tokoh administrasi dalam bukunya menyatakan bahwa semua kegiatan industri dapat dikelompokan menjadi beberapa sebut kan !
jawab : - perencanaan
- pengorganisasian
- pemberian perintah
- pengkoordinasian
- pengawasan
5.menurut teori organisasi klasik adanya suatu organisasi bergantung pada 4 kondisi, sebutkan dan jelaskan ?
jawab : - kekuasaan
- saling melayani
- doktrin (rumusan tujuan organisasi)
- disiplin
6.mengapa teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori hubungan manusiawi (the human relation movement)?
jawab : karena teori neoklasik ini menekankan penting aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai induvidu maupun sebagai kelompok karyawan.
7.apakah teori neoklasik merupakan teori baru seperti teori klasik ?
jawab : iya, karena pada tahun 1870an ada pergeseran dalam aliran ekonomi yang disebut aliran neoklasik yang mempelajari tingkat bunga yaitu harga modal yang menghubungkan nilai pada saat ini dan saat yang akan datang.
8.bagaimanakah pandangan teori neoklasik terhadap organisasi formal ?
jawab : - teori neoklasik pada 2 element pokok dalam organisasi perilaku induvidu dan kelompok kerja.
9.dalam teori organisasi modern dikemukakan bahwa organisasi merupakan sistem terbuka apa maksudnya ?
jawab : maksudnya adalah teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil.
10.menurut teori modern organisasi sebagai suatu sistem terdiri atas berapa unsur, sebutkan !
jawab : - komunikasi
- konsep keseimbangan
- proses pengambilan keputusan
pendekrisian diri
menurut teman-teman saya saya mempunyai sifat yang teralu sensitif dengan keadaan sekitar, saya juga mempunyai sifat egois dan belum bisa bersikap dewasa dalam menghadapi masalah yang ada, menurut pandangan orang lain yang belum mengenal pribadi saya mereka akan menilai saya sebagai sosok orang yang sombong tetapi itu semua hanya penilaian sementara orang-orang yang belum mengenal saya secara dekat, sifat baik saya menurut orang-orang yang berada disekitar saya adalah sifat peduli terhadap keadaan sekitar, dan saya termasuk orang yang asik dalam berteman.
saya tinggal didaerah bekasi tepatnya di bekasi timur, lebih tepatnya didaerah tambun selatan. lokasi rumah dengan kampus berjarak lumayan jauh, dalam lingkungan tempat saya tinggal terdapat sebuah organisasi yaitu karang taruna yang salah-satunya anggotanya adalah saya tetapi saya tidak terlalu aktif dalam mengikuti organisasi tersebut.
Dalam keluarga, saya merupaka anak ke 4 dari 4 bersaudara, saya memiliki 3 orang kakak, seorang perempuan dan 2 orang laki-laki, saat ini saya tinggal bersama salah satu kakak saya yang berada di bekasi.
jawab : karena manusia memiliki sebuah keinginan untuk mencapai tujuan.
2. sebutkan dan terangkan beberapa alasan untuk mempelajari organisasi secara formal ?
jawab : - organisasi merupakan kunci atau syarat pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya.
- organisasi penting bagi kegiatan manajement.
- organisasi dapat memanfaatkan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
- organisasi berguna dalam meringankan efisiensi karena untuk mencapai tujuan.
3. teori organisasi klasik telah menimbulkan dampak pada organisas-organisasi sampai sekarang , sebutkan contohnya ?
jawab : - birokrasi
- administrasi
- manajemen ilmiah
4. henry fayol seorang industrialis merupakan salah satu tokoh administrasi dalam bukunya menyatakan bahwa semua kegiatan industri dapat dikelompokan menjadi beberapa sebut kan !
jawab : - perencanaan
- pengorganisasian
- pemberian perintah
- pengkoordinasian
- pengawasan
5.menurut teori organisasi klasik adanya suatu organisasi bergantung pada 4 kondisi, sebutkan dan jelaskan ?
jawab : - kekuasaan
- saling melayani
- doktrin (rumusan tujuan organisasi)
- disiplin
6.mengapa teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori hubungan manusiawi (the human relation movement)?
jawab : karena teori neoklasik ini menekankan penting aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai induvidu maupun sebagai kelompok karyawan.
7.apakah teori neoklasik merupakan teori baru seperti teori klasik ?
jawab : iya, karena pada tahun 1870an ada pergeseran dalam aliran ekonomi yang disebut aliran neoklasik yang mempelajari tingkat bunga yaitu harga modal yang menghubungkan nilai pada saat ini dan saat yang akan datang.
8.bagaimanakah pandangan teori neoklasik terhadap organisasi formal ?
jawab : - teori neoklasik pada 2 element pokok dalam organisasi perilaku induvidu dan kelompok kerja.
9.dalam teori organisasi modern dikemukakan bahwa organisasi merupakan sistem terbuka apa maksudnya ?
jawab : maksudnya adalah teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu sistem tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil.
10.menurut teori modern organisasi sebagai suatu sistem terdiri atas berapa unsur, sebutkan !
jawab : - komunikasi
- konsep keseimbangan
- proses pengambilan keputusan
Jumat, 02 Oktober 2009
Organisasi kemahasiswaan ekstra kampus
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Organisasi kemahasiswaan yang bersifat ekstra kampus pada umumnya terkait dengan aliran politik atau ideologi tertentu seperti: IMM, HMI, PMII, KAMMI, FMN, GMNI, GMKI, PMKRI, Mapancas, Gema Pembebasan dan sebagainya.
Ada pula organisasi kemahasiswaan ekstra kampus yang didasarkan pada ikatan asal daerah, misalnya Himpunan Mahasiswa Jawa Timur (HIMAJATI), Ikatan Mahasiswa Pelajar Padang Lawas-Sumatera Barat (IMAPPALAS SUMBAR) atau Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kalimantan Timur (KPMKT). Untuk organisasi kemahasiswaan yang bersifat kedaerahan umumnya sekretariatnya sekaligus merupakan Asrama Mahasiswa asal daerah yang bersangkutan. Meskipun tidak semua mahasiswa asal daerah tersebut merupakan anggota organisasi atau tinggal di Asrama Mahasiswa daerah yang bersangkutan.
Kutipan dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi_kemahasiswaan_ekstra_kampus
