Kamis, 26 Mei 2011

Kartu Kredit

TUGAS SOFTSKILL
“Menganalisis Penggunaan Kartu Kredit di Naga Swalayan Pekayon”


NAMA KELOMPOK :
3KA19
1. ANA NUR RAHMAWATI
2. HILDA LESTARI
3. RIZKY NURULLAH
4. ROSY NOVIANTI
5. WILDAYANTI TASNIA












Bab I
PENDAHULUAN

Latar belakang masalah

Kartu kredit merupakan alat pembayaran pengganti uang tunai yang dapat digunakan oleh konsumen untuk ditukarkan dengan barang dan jasa yang diinginkannya di tempat-tempat yang dapat menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit (merchant). Khusus untuk pembayaran di Naga Swalayan (Pekayon) juga menerima pembayaran dengan menggunakan kartu kredit dan dalam pembayaran ini para konsumen lebih banyak menggunakan kartu MANDIRI dan BCA.
Dalam rangka untuk melengkapi tugas softskill kami telah melakukan penelitian kecil dalam hal penggunaan kartu kredit didalam lingkup Naga Swalayan(Pekayon).

Perumusan masalah
Dalam karya tulis ini, kami ingin mencoba memecahkan masalah – masalah dibawah ini antara lain:
1. Pengertian Kartu Kredit
2. Jenis Kartu kredit
3. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit
4. Berapa Banyak orang yang menggunakan Kartu Kredit di Naga Swalayan tersebut
5. kelebihan dan kekurangan kartu kredit
6. Batas minimal transaksi yang diperbolehkan menggunakan kartu kredit
Tujuan
Tujuan pembahasan karya tulis ini adalah untuk menjelaskan tentang pengertian kartu kredit itu sendiri sampai menjelaskan keuntungan dan kerugian kartu kredit tersebut.
Metode Pembahasan
Metode pambahasan yang kami gunakan adalah dengan cara studi pustaka ( seperti internet, observasi langsung dan sumber lainnya) yang berkenaan dengan kartu kredit.

Bab II
Landasan Teori

A. Pengertian Kartu Kredit

kartu kredit adalah suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening.
B. Jenis-jenis Kartu Kredit
Charge cards
• Anda bias meminjam uang dari penerbit kartu kredit.
• Anda harus membayar penuh tagihan Anda per bulan.
• Anda hanya bisa menempatkan seberapa yang mampu Anda bayar penuh setiap bulan.
• Sangat berguna untuk mengelola keuangan bulanan.

Kartu Belanja
• Kartu kredit yang dikeluarkan oleh Pasar Swalayan atau toko.
• Periksa semua detail sebelum mendaftar karena persyaratan dan panduan tiap kartu akan berbeda.
• Secara umum lebih mahal daripada kartu kredit tradisional.

Pinjaman Perseorangan
• Pinjaman ini berguna untuk membeli barang berharga & mahal seperti computer, mobil atau paket liburan seperti menggabungkan beberapa hutang ke dalam satu pembayaran rutin.
• Mereka memiliki pembayaran bulanan tetap selama satu periode waktu
• Membantu untuk pengaturan penganggaran jika Anda memiliki pembayaran rutin.
• Klik pada Pinjaman per-orangan dibagian ini untuk keterangan lebih lanjut.
Pembiayaan 'bebas bunga'
• Jenis kredit ini sering ditawarkan oleh pengecer, dimana peminjam sebenarnya adalah biasanya sebuah institusi keuangan.
• Penawarannya sepertinya menjanjikan, tetapi jika Anda tidak bisa membayar secara penuh sebelum batas waktu bebas bunga, Anda akan dikenakan bunga yang sangat tinggi.
• Bacalah selalu syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum menandatangani. Pinjaman batas maksimum kredit.
• Anda bisa menarik sejumlah dana yang tersedia berdasarkan batas kredit yang ditentukan.
• Dana bias diakses melalui cek dan/atau kartu ATM.
• Bunga hanya biasa dibayar atas dana yang ditarik.
• Secara umum bunganya lebih rendah daripada Pinjaman Per-orangan dan Kartu Kredit.
• Klik 'Pinjaman Batas Maksimum Kredit' di bagian ini untuk informasi lebih lanjut.

Overdraft
• Anda bisa meminjam sejumlah uang diatas batas yang telah ditentukan pada rekening bank Anda.
• Dana biasanya bisa diambil melalui kartu ATM atau kartu debit, melalui rekening cek atau counter.

Hipotek
• Secara umum dipakai untuk pembelian barang.
• Memiliki jumlah dana yang besar dan punya jangka waktu pembayaran lebih panjang – biasanya duapuluh tahun atau lebih .
• Bunga pada pinjaman ini secara umum paling rendah diatara jenis-jenis kredit yang ada. Pinjaman Pay day.
• Pinjaman jangka pendek yang biasanya jumlahnya kecil atau hanya beberapa juta rupiah.
• Bunganya sangat tinggi, sehingga penggunaannya harus hati-hati.



C. Alasan orang menggunakan Kartu Kredit
Berhutang dengan kartu kredit telah menjadi tren di kalangan konsumen Indonesia. Perbankan yang ramai-ramai menawarkan kemudahan memiliki kartu kredit memberi peluang bagi hampir semua orang untuk memilikinya.
Namun demikian, Anda perlu berhati-hati menggunakan kartu kredit. Pasalnya, jika penggunaan kartu kredit tak terkontrol lagi, Anda bisa terlilit hutang. Sebagai pemilik kartu kredit, seringkali kita menunda atau tidak membayar keseluruhan tagihan kartu kredit.
Berikut beberapa alasan orang yang berhutang melalui kartu kredit:
1. Hidup yang Sulit
Alasan berhutang yang paling terjadi yang menyebabkan seseorang terlilit utang karena sejumlah gajinya dipotong atau terkena PHK. Alasan lainnya, penghutang terkena penyakit yang membutuhkan perawatan yang lama dan tidak murah.
2. Untuk Foya-foya
Kelompok penghutang jenis ini tak mampu mengimbangi antara pendapatan dan pengeluaran. Kehidupan setiap bulan kelompok ini sejalan dengan pribahasa besar pasak daripada tiang.
Alasan mengeluarkan uang melebihi kemampuan bisa dipicu dari gengsi yang ingin terlihat kaya di depan teman dan orang-orang terdekat. Namun ada juga orang yang pada dasarnya akrab dengan pola hidup konsumtif.
3. Gila Belanja (shopaholic)
Sebaiknya tipe pemakai kartu kredit ini sangat mudah ditipu dengan barisan diskon dan tulisan Sale di pusat belanja maupun outlet-outlet. Dalam pikiran orang tipe ini, belanja saat promosi atau diskon membuatnya merasa berhemat. Padahal yang terjadi, para penggila belanja biasanya membeli barang melebihi kebutuhan dan sering hanya karena tergoda.
Penggila belanja hanya dapat melakukan pembayaran dengan jumlah minimum yang ditentukan penerbit kartu dan sisanya terkena bunga. Akibatnya, tagihan membengkak karena pembayaran hanya 10 persen dari total tagihan. Meskipun dianggap kecil, jika tidak cepat dilunasi, hutang jenis ini akan berjalan terus selama bertahun tahun dan akan membebani di kemudian hari.

4. Pinjam-Meminjam dan Modal Bisnis
Beberapa tipe orang menggunakan kartu kredit sebagai sarana untuk meminjamkan orang lain. Sementara lainnya, menggunakan kartu kredit sebagai modal membangun usaha. Alhasil, piutang belum dikembalikan atau usaha mengalami kegagalan atau belum menguntungkan, pengutang tipe ini akan sulit mengembalikan dana yang dipinjam lewat kartu kredit.

D. Kelebihan dan kekurangan kartu kredit
Kartu kredit memiliki berbagai macam kelebihan, antara lain :
1. Kartu kredit dapat digunakan untuk mempermudah alat pembayaran sehingga kita tidak perlu susah-susah membawa uang tunai.
2. Kartu kredit dapat digunakan untuk mengumpulkan semua bentuk pengeluaran belanja dalam satu tagihan sehingga waktu yang kita keluarkan dapat lebih efesien. Bahkan ada juga kartu kredit yang memiliki fasilitas untuk membayar pengeluaran rutin, seperti tagihan telepon, tagihan listrik dan tagihan air.
3. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk mencatat pengeluaran kita secara rutin sehingga mempermudah kita dalam mengelola keuangan dalam keluarga.
4. Kartu kredit juga dapat digunakan untuk menghemat pengeluaran kita, misalnya untuk diskon kamar, diskon makan di restoran atau diskon belanja.
5. Tidak perlu membawa uang kontan kemana-mana yang bias membahayakan keselamatan kita.
Akan tetapi, kartu kredit pun memiliki beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan, antara lain :
1. Kartu bisa dibobol orang lain yang tidak jujur, misalnya bila penjual tidak jujur maka ia akan menggosok slip kredit lebih dari 1 kali sebelum kita tanda tangani. Ia akan menagih ke bank yang bersangkutan untuk transaksi lain dengan menggunakan slip yang kedua dengan mencantumkan tanda tangan kita yang dipalsukan seperti pada slip yang pertama.
2. Bila transaksi bisnis dilakukan di internet, maka bila dipenjual tidak jujur, ia akan menerima pembayaran dari bank yang bersangkutan, tetapi ia tidak mengirimkan barang yang kita pesan.
3. Apabila kita butuh uang atau ingin belanja lebih banyak kemampuan, kita tetap bisa memakai kartu tersebut, namun yang sering dilupakan oleh konsumen adalah persentasi bunga kredit konsumsi yang sangat tinggi.
4. Jenis kartu kredit yang menggunakan band magnetic tidak terlalu baik keamanannya. Sayangnya di Indonesia kartu jenis ini masih banyak di produksi, jadi akan lebih baik kalau dibuat pengamanan tambahan dengan micro chip seperti yang dipakai di Eropa.
5. Pembayaran pertahun yang cukup mahal, termasuk pembayaran tambahan untuk pengambilan uang diluar negri, termasuk transaksi internet pada website yang berada diluar negri.


















BAB III
ANALISIS PERMASALAHAN

NAGA SWALAYAN
Naga Swalayan adalah tempat berbelanja yang telah memiliki banyak cabang diseluruh Indonesia. Swalayan ini umumnya menjual berbagai jenis produk makanan, minuman, dan barang kebutuhan hidup lainnya.
Dalam hal pembayarannya Naga Swalayan ini memberikan fasilitas pembayaran kartu kredit bagi yang menggunakan kartu kredit, menurut penelitian yang kami lakukan pada Naga Swalayan ini kartu kredit yang banyak digunakan adalah kartu kredit dari Bank MANDIRI dan Bank BCA, dimana transaksi minimal yang diperbolehkan dari penggunaan kartu kredit ini adalah Rp. 150.000,- di Naga Swalayan ini, terutama Naga Swalayan Pekayon dalam sehari transaksi yang menggunakan kartu kredit ini kurang lebih 25 orang.
Naga Swalayan ini biasanya Ramai ketika awal bulan karena Pasar Swalayan ini bisa dibilang harganya bisa bersaing dan cukup miring serta tempatnya pun cukup besar sehingga pelanggan lebih leluasa untuk memilih belanjaan bulanan yang dibutuhkan daripada keperluan harian. Dikarenakan keperluan bulanan lebih besar nominalnya dibanding keperluan harian sehingga hampir Naga Swalayan ini memberikan fasilitas menggunakan Kartu Kredit. Agar para konsumen tidak ribet dalam membawa uang chas.





Bab IV
PENUTUP

Kesimpulan & Saran
Dilihat dari pengertian kartu kredit itu sendiri, yaitu suatu jenis penyelesaian transaksi ritel (retail) dan sistem kredit, yang namanya berasal dari kartu plastik yang diterbitkan kepada pengguna sistem tersebut. Sebuah kartu kredit berbeda dengan kartu debit di mana penerbit kartu kredit meminjamkan konsumen uang dan bukan mengambil uang dari rekening. Sehingga para orang kabanyakan seperti menggantungkan uang pada kartu kredit, karna lebih dianggap efisien dan tidak harus membawa uang banyak ketika akan berbelanja.
Selain itu banyak faktor yang mempengaruhi perilaku pemegang kartu kredit untuk menggunakan kartu kreditnya, antara lain yaitu faktor keunggulan dan faktor kemudahan atau efisien. Selain itu ada juga faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen tidak menggunakan atau tidak memilih menggunakannya, karna ketidakbutuhan, atau sudah mengetahui apa manfaat dan resiko yang akan dialaminya. Hal ini bisa menunjukkan bahwa penggunaan kartu kredit tidak sepenuhnya harus menjadi life-style kita.













Refrensi
http://id.shvoong.com/business-management/business-ideas-and-opportunities/2077023-pengertian-kartu-kredit/

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar